Harus Terus Menjaga Ucapan

Mulutmu harimaumu, sebuah kosakata yang sudah saaaangaat sering kita dengar. Tapi tahukah kita? saya dan anda. Bahwa susunan dua kata tersebut sungguh dalam. Sebagai manusia yang sudah memang disetting bisa salah bisa benar tergantung dari settingan kita berikutnya.


Kita memang disetting bisa salah bisa benar, tapi tidak selamanya untuk salah dan tidak selamanya untuk benar. Sebagai mahluk pembelajar, manusia berhak dan wajib untuk belajar agar database di otak kita berisi. Nah kalau sudah berisi berarti sudah berpengatahuan, syukur2 jadi berilmu tinggi.

Siapa sangka setinggi pengetahuan dan ilmu kita, tetap saja semua kata2 akan keluar dari mulut kita. Inilah saatnya segala database yang telah kita miliki kita gunakan, memilah-milah kata hingga keluar membentuk suatu keindahan bukan malah suatu kebencian.

Anda ingat, saya juga manusia seperti di atas. Selalu saja ada kata selip yang saya keluarkan, setelah dipikir2 sekian lama harusnya kata-kata itu tidaklah harus keluar saat ini dan kepada orang itu. Itu nyata, penyesalan memang di akhir. Kalau di depan namanya pendaftarkan to?

Yaaa begitulah..harusnya kemarin gak gitu..harusnya tadi bukan itu maksudnya.. ya ya ya. Mau bagaimana lagi, sudah terjadi. Langkah yang bisa kita lakukan selanjutnya adalah terus mengevaluasi, menjaga ucapan, memperbaikinya dan menahannya, serta harus memperpanjang pikiran. hhaaa...

Selamat memperpanjang pikiran bro n sis..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pentingnya Melahirkan Startup Militer di Indonesia

20rb Untuk Ganti Baterai Jam Tangan